Buku Metode Teori Kunci Membaca & Memahami Arab Gundul
BUKU METODE TEORI KUNCI MEMBACA & MEMAHAMI ARAB GUNDUL
Berisi 20 sesi materi kaidah-kaidah kunci ilmu Tashrif dan Nahwu serta
penerapannya dalam praktek membaca dan menerjemah Arab gundul.
Apa yang saya tawarkan dalam buku ini?
✅
Buku ini berisi tiga langkah mahir dalam kemampuan membaca dan memahami
Arab gundul. Yaitu menentukan bentuk kata, menentukan kedudukan kata
dalam struktur kalimat dan menerjemahkan sesuai prinsip-prinsip
penerjemahan.
✅
Mempelajari ilmu Tashrif dan ilmu Nahwu secara bertahap, dengan
mengenal pembentukan kata, pola-pola pecahan suatu kata dan melakukan
penelusuran terhadap pola-pola tersebut. Kemudian pembentukan kalimat
dengan mengetahui kedudukan kata dan fungsinya dalam struktur kalimat
✅
Memahami seluruh pola struktur kalimat dalam bahasa Arab yang terbagi
kepada kalimat pokok (umdah) dan kalimat pelengkap (fadlah), dan
memahami secara lebih jelas setiap kedudukan kata dan fungsinya. Dengan
ini diharapkan dapat lebih paham dalam menentukan kedudukan i'rob setiap
kata
✅
Kaidah-kaidah yang disusun diarahkan agar pembaca/peserta pembelajaran
memiliki kemampuan dalam membaca dan memahami Arab gundul. Setiap teori
yang dibahas tidak dilepaskan dari penerapannya berupa contoh-contoh dan
latihan-latihan. Teori dan praktek disajikan secara beriringan.
✅ Mencakup seluruh pemahaman dasar yang diperlukan untuk dapat memiliki kemampuan membaca dan memahami Arab gundul.
✅
Selain disajikan pola pembentukan kata, struktur kalimat dan kedudukan
kata, juga disajikan uslub (gaya bahasa) dalam ilmu Nahwu yang
berpengaruh terhadap penentuan i'rob kata dan terhadap penerjemahan.
Selain itu, disajikan pula faidah makna dari bab-bab tashrif dan ragam
makna huruf-huruf, yang juga sangat berpengaruh terhadap penerjemahan.
Penulis : Muhammad Atim
Penerbit : Mega Rancage, Bandung
251 Halaman
Soft cover
Kertas putih
Harga Rp. 85.000,- belum termasuk ongkir
Order silahkan klik link di bawah ini :
https://bit.ly/2Q8BpJC
Latar belakang lahirnya buku Metode Teori Kunci Membaca & Memahami Arab Gundul
Sejak mengenal ilmu-ilmu Islam dan bahasa Arab di Tsanawiyyah, saya
ingat pertama kali yang diajarkan saat itu tentang dhamir-dhamir. Saya
disuruh menghapal huwa-huma-hum..dst dengan mengitung ruas jari satu
tangan yang jumlahnya sama dengan jumlah dhamir. Lalu mengenal huruf,
kata dan kalimat dalam bahasa Arab. Perlahan terus terpupuk ketertarikan
dalam diri untuk dapat memahami dan menguasai bahasa Arab. Banyak
literatur Islam yang perlu digali dengan bahasa Arab. Dengan tekad,
kecintaan dan keakraban, bahasa Arab menjadi tidak asing lagi.
Kitab-kitab gundul para ulama pun mulai dilirik. Ketika mencoba
memaksakan diri membaca, awalnya banyak yang tidak mengerti, tapi
perlahan kemampuan itu terus terasah.
Maka tidak heran ketika
mulai terjun mengajar di pesantren, tekad untuk mengakrabkan santri
dengan bahasa Arab bahkan menargetkan mereka untuk paham dan mampu
membaca Arab Gundul terus menggebu. Tidak hanya itu, tekad yang lebih
besar pun muncul, ingin mengajak umat secara lebih luas untuk melek
bahasa Arab dan memiliki kemampuan untuk membaca dan memahai Arab
gundul. Karena itu adalah kunci untuk memahami Islam lebih mendalam.
Jika mereka mampu menggali ilmu Islam lebih dalam, lalu beramal lebih
berkualitas, maka kekuatan umat semakin bangkit serta peradaban akan
lebih maju.
Maka sekitar tahun 2017, saya mulai mengadakan
kajian-kajian kitab secara terbuka. Awalnya untuk para pembimbing di
pesantren. Kemudian meluas membuka secara online. Dan tak disangka,
ternyata cukup banyak peminat yang mengikutinya, banyak peserta yang
bermunculan dari berbagai daerah di Indonesia, khususnya untuk mengasah
kemampuan membaca dan memahami Arab gundul.
Saat mereka
dibimbing untuk praktek membaca kitab, ternyata masih banyak yang merasa
kesulitan, meskipun telah mempelajari teori Nahwu Sharaf. Maka saya
berpikir, bagaimana cara lebih mudah untuk memahami teori-teori Nahwu
Sharaf tersebut dan bagaimana trik-trik menerapkan teori tersebut ke
dalam praktek. Mereka merasa kesulitan dalam menentukan kedudukan kata
di suatu kalimat padalah mereka telah mempelajari kedudukan tersebut.
Dari sana saya mulai memberikan teori-teori kunci untuk dapat membaca
dan memahami Arab gundul secara perlahan untuk dapat membantu mereka.
Kesulitan mereka dalam menentukan kedudukan kata, karena mereka
mempelajarinya tidak dengan memahami secara utuh struktur kalimat. Maka
struktur kalimat saya berusaha mengupasnya secara tuntas dengan
menyesuaikan padanannya dalam bahasa Indonesia agar dapat dipahami.
Memahami makna setiap kata dan kedudukan i'robnya di dalam suatu
struktur kalimat, itu sangat berkaitan sehingga dapat menyingkap satu
sama lain. Maka saya mulai mengumpulkan teori-teori kunci yang telah
saya teliti dan ajarkan tersebut, kemudian disusun tahap-tahap
pembelajarannya secara lebih rapih, dan saya anggap ini menjadi sebuah
metode. Maka di bulan Desember 2019, alhamdulillah dengan izin Allah,
inayah dan bimbingan-Nya dapat diselesaikan buku Metode Teori Kunci
Membaca & Memahami Arab Gundul dan diterbitkan.
Mengurai Ketidakpahaman terhadap Nahwu Sharaf
Ketika saya mempelajari ilmu Tashrif dan ilmu Nahwu, ada beberapa hal
yang belum terurai dengan jelas sehingga menyisakan ketidakpahaman.
Diantaranya :
- bagaimana membedakan kata yang jamid dan musytaq
- bagaimana memahami keseluruhan perubahan kata dalam ilmu tashrif
terutama kaidah kunci untuk memahami bentuk mudha'af dan mu'tal
- penguasaan isim mabni secara lebih lengkap
- bagaimana memahami dan menentukan i'rob isim dan khobar La yang beragam, begitu pula mustatsna dan munada
- bagaimana membedakan maf'ul liajlih dan hal
- bagaimana membedakan antara badal dan 'athfu bayan
- bagaimana memahami maf'ul ma'ah
- bagaimana memahami i'rob gaya bahasa (uslub) seperti pertanyaan, syarat, dsb.
- Dll
- Terutama yang paling inti bagaimana memahami struktur kalimat secara
komprehensif sehingga seluruh unsur kata dapat dipahami dengan jelas.
Ini yang belum banyak dibahas di dalam buku-buku ilmu Nahwu.
Maka lahirnya buku Metode Teori Kunci Membaca & Memahami Arab
Gundul adalah hasil penelitian dan penelusuran saya terhadap beragam
rujukan utama ilmu Tashrif dan Nahwu untuk mengurai hal-hal yang belum
jelas di atas. Semoga Allah SWT menerimanya sebagai amal shaleh yang
bernilai pahala dan manfaat yang besar. Aamiin ya Rabbal 'alamin.
