Program Mahasantri MAISY
Saya, melalui satu wadah yang saat ini saya sebut sebagai MAISY (Markaz
Ilmu Syar'i), bercita-cita ingin secara serius menggali dan menampilkan
manhaj pendidikan Islam. Tiada suatu peradaban besar kecuali dibangun
dengan usaha pendidikan yang serius, di atas manhaj yang benar.
Muslimin dahulu pernah jaya. Sejak masa Rasulullah saw,
Khulafaurrasyidin dan para khalifah setelahnya. Ilmu selalu dijadikan
komando, terlebih ilmu syar'i. Tapi kejayaan itu jangan hanya menjadi
nostalgia. Ia harus diulang kembali, demi menyongsong janji Allah, agar
bumi kembali dipenuhi rahmat dan keadilan. Maka, tak ada cara lain
selain mengikuti manhaj Rasulullah saw dalam mendidik umat, yang
kemudian diteruskan oleh para sahabatnya. Tabi'in lalu tabi'ut Tabi'in.
Dan para ulama kemudian mengembangkan keilmuan-keilmuannya. Mereka telah
mewariskan keilmuan kepada kita yang sangat melimpah yang mesti kita
gali dan terapkan kembali.
Kita perlu menggali bagaimana manhaj
Islam dalam pendidikan dasar, yang dahulu dikenal dengan KUTTAB. Lalu
bagaimana pendidikan tingkat lanjutnya. Bagaimana keilmuan-keilmuan
Islam itu dikembangkan. Yang semuanya berakar pada wahyu; Al-Qur'an dan
Sunnah. Kitab-kitab terbaik
apa saja yang dijadikan panduan dalam pembelajaran ilmu syar'i, yang
dari zaman ke zaman telah digunakan oleh para ulama kita dalam mendidik
dan membangun keilmuan masyarakat muslim.
Manhaj pendidikan dan
keilmuan Islam yang seperti itulah yang coba kita kaji bersama-sama
dalam program Mahasantri MAISY. Dengan mengkaji satu persatu matan-matan
keilmuan yang inti dalam setiap disiplin ilmu syar'i serta manhaj
pendidikannya.
Setelah matang, ke depannya berusaha kita
terapkan dalam kegiatan pendidikan dan kelimuan kita. Untuk itu, ke
depannya MAISY bercita-cita mengadakan program pendidikan dari mulai
kuttab, ma'had tahfizh-ilmu syar'i (tingkat tsanawiyyah-mu'allimin),
pesantren umum tafaqquh fiddin, dll. Kapankah cita-cita itu bisa
terlaksana? Hanya Allah yang dapat menjawabnya. Yang penting langkah itu
sudah dimulai saat ini. Bukan sekedar berdirinya suatu jenjang
pendidikan, tapi kepahaman kita yang matang terhadap manhaj pendidikan
dan keilmuan Islam. Ketika kepahaman ini menyebar ke setiap individu
muslim, lalu diterapkan di berbagai tempat, maka ini akan mempercepat
bangkitnya kembali peradaban Islam.
Untuk itu siapapun yang
ingin bergabung untuk mewujudkan cita-cita ini, baik dengan pikiran,
tenaga dan harta, yang dipersembahkan semata-mata di jalan Allah. Mari
kita bergerak bersama.
Program mahasantri MAISY masih terbuka
bagi siapa saja yang ingin bergabung. Di sini kita menggodok bersama
manhaj pendidikan dan keilmuan Islam. Dimulai dengan penguasaan bahasa
Arab, terlebih nahwu-sharaf, karena ia adalah kunci untuk membuka
warisan ilmu para ulama yang melimpah itu. Hanya syaratnya, sudah ada
bekal bahasa arab dan nahwu sharaf sebelumnya, agar bisa diajak lari
kencang dalam pembelajaran. (Sementara khusus ikhwan). Gratis.
Silahkan segera hubungi saya, wa.me/6285320759353
Kita ketemu sore ini dipertemuan rutin yang wajib dihadiri. Setiap
Sabtu sore pukul 16.00 sd maghrib. Di daerah Cimahi Utara, Jawa Barat.
(Muhammad Atim).
