Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tag Populer

Ngaji Alfiyah Ibnu Malik 2 - KALAM, KALIM & KALIMAH

 


Ngaji Alfiyah Ibnu Malik 2

KALAM,
KALIM & KALIMAH





[٨] كَلَامُنَا لَفْظٌ مُفِيْدٌ كَاسْتَقِمْ ۞ وَاسْمٌ وَفِعْلٌ
ثُمَّ حَرْفٌ الْكَلِمُ



Kalam menurut kita (ahli Nahwu)
adalah lafazh yang memberi faidah seperti “istaqim” (istiqomahlah kamu)



Dan isim, fi’il kemudian huruf
adalah Al-Kalim





[٩] وَاحِدُهُ كَلِمَةٌ وَالْقَوْلُ عَمّ ۞ وَكِلْمَةٌ بِهَا
كَلَامٌ قَدْ يُؤَمُّ



“Bentuk mufrod (makna satu)nya (dari
al-kalim) adalah kalimah. Sedangkan kata “qaul” lebih umum



Sedangkan kilmah (sebutan lain dari
kalimah) kadang-kadang dimaksudkan sebagai kalam



 

SYARAH RINGKAS



 



Ilmu Nahwu dimulai dengan pembahasan
Kalam (kalimat) karena ia merupakan objek kajiannya (maudhu). Ketika masih satu
kata, belum masuk wilayah pembahasan ilmu Nahwu. Karena ia berperan untuk
menyusun rangkaian kalimat dengan benar dan terhindar dari kesalahan. Melalui
ilmu Nahwu, setiap kata menjadi jelas posisinya dalam struktur kalimat.



Kalam menurut ilmu Nahwu
didefinisikan oleh Ibnu Malik dengan sangat ringkas yaitu : lafazh yang memberi
faidah. Lafadz yang tidak memberi faidah tidak disebut kalam. Lalu dilengkapi
dengan menyebutkan contoh : "istaqim" (istiqomahlah kamu). Contoh ini
mengisyaratkan syarat lain yang tercakup dalam definisi, yaitu lafazdnya harus
berupa murokkab (susunan dari kata-kata), diletakkan dalam bahasa Arab
(bil-wadh'i) dan faidahnya adalah faidah yang sempurna, yang layak untuk diam
saat kalimat tersebut diucapkan (yahsunus sukut 'alaih).



Lalu Kalam itu tersusun dari apa?
Kalam tersusun dari Kalim. Kalim adalah isim jenis jama yang mufrodnya
al-kalimah (kata). Lalu disebutkan pembagian dari al-kalimah atau al-kalim,
yaitu tiga macam: isim, fi'il dan huruf.



Isim, secara sederhananya adalah
kata benda. Definisinya : kata yang menunjukkan arti pada dirinya sendiri dan
tidak bisa disertai waktu. Seperti nama orang : محمد,
nama benda : قلم (pulpen), dll.



Fi'il, sederhananya adalah kata
kerja. Definisinya : kata yang menunjukkan arti pada dirinya sendiri dan bisa
disertai waktu. Misalnya قرأ (telah membaca), يقرأ (sedang/akan membaca).



Huruf, sederhananya kata bantu.
Definisinya : kata yang menunjukkan arti pada yang lainnya. Artinya kalau ia
sendiri maknanya belum tergambar di pikiran. Misalnya
ْمِن
(dari). Belum ada gambaran apa-apa di pikiran kita. Kalau
disambungkan dengan kata lain yaitu isim atau fiil, baru ada gambarannya.
Misalnya ِمِنَ الْبَيْت  (dari rumah).



Karena Kalim itu isim jama maka
minimal terdiri dari tiga kata mufrodnya untuk disebut sebagai Kalim. Baik
susunan kata tersebut memberi faidah sempurna ataupun tidak. Di sinilah letak
perbedaan antara Kalim dan Kalam. Maka, nisbat antara kalam dengan kalim ini
adalah nisbat umum-khusus dari segi tertentu (al-umum wal khusus al-wajhi).
Dalam arti ada contoh yang bersifat umum mencakup kedua-duanya, dan ada juga
contoh yang menjadi kekhususannya masing-masing.



Contoh yang termasuk kalam dan
sekaligus kalim.



قَدْ قَامَ زَيْدٌ  (Sungguh Zaid telah berdiri)



Termasuk kalam karena memberi faidah
yang sempurna, dan termasuk kalim karena terdiri dari tiga kata.



Contoh yang termasuk kalim, tetapi
bukan kalam.



إِنْ قَامَ زَيْدٌ  (Jika Zaid telah berdiri)
  



Termasuk kalim karena terdiri dari
tiga kata, dan tidak termasuk kalam karena tidak memberi faidah yang sempurna.
Karena kalimat tersebut masih membutuhkan jawab syarat sebagai penyempurna
maknanya.



Contoh yang termasuk kalam, tetapi
bukan kalim.



زَيْدٌ قَائِمٌ  (Zaid berdiri)



Termasuk kalam karena memberi faidah
yang sempurna, dan tidak termasuk kalim karena kurang dari tiga kata.



Kata al-kalimah (kata) dalam bahasa
Arab bisa juga diucapkan dengan kilmah dan kalmah.



Selain Kalam, Kalim dan Kalimah, ada
satu istilah lagi yang mesti diketahui di sini, yaitu qoul (perkataan). Qoul
ini lebih umum, artinya baik Kalam, Kalim dan Kalimah, semuanya bisa disebut
dengan qoul.



Kalimah meskipun secara hakikat
maknanya adalah "satu kata". Terkadang digunakan secara majaz untuk
makna Kalam (kalimat). Misalnya ketika disebut كلمة
التوحيد
maknanya bukan satu kata, tetapi kalimat (tersusun dari
beberapa kata) yang berisi tauhid, yaitu



لا إله إلا الله 

✍️ Muhammad Atim
 
 
Video kajiannya silahkan diikuti di Youtube :
 
Rekaman video lengkap dari awal di playlist Youtube :
 
Rekaman audio di :
 
Ikuti juga :