DILARANG MENYAMBUNG LAFADZ AMIN DENGAN KALIMAT LAIN ?
Afwan ustadz,
kalau poster berikut ini benar atau salah ya ? Syukon jazakumullah khoiran.
Jawaban
Oleh : Ahmad
Syahrin Thoriq
Flayer tersebut secara makna menyebutkan bahwa
menyambung ucapan Amin dengan kalimat apapun
setelahnya, semisal yang lazim orang mengatakan “Amiin ya Allah” atau “Amin ya
Rabbal ‘alamiin” dan semisalnya adalah kekeliruan karena menyelisihi as Sunnah.
Dalam penjelasannnya, flayer mencantumkan pernyataan dari al imam Ibnu
Rajab al Hanbali dalam kitabnya Fath al Bari, benarkah demikian ? Mari
kita merujuk langsung ke perkataan beliau yang dimaksud berikut ini :
ولا يستحب ان يصل
آمين بذكر آخر مثل ان يقول آمين يا رب العالمين لأنه لم تأتي به السنة هذا قول
اصحابنا
“Tidaklah dianjurkan menyambung kata amin dengan kata lain, seperti mengucapkan “Amin ya Rabbal Alamin”, karena tidak ada Sunnahnya.
Inilah pendapat madzhab kami (Hanabilah).”[1]
Ternyata setelah kami periksa, kalimat
tersebut telah dipotong sedemikian rupa, hingga menyebabkan keluar dari konteks
bahasan yang sedang dibicarakan. Pada bab tersebut al Imam Ibnu Rajab sedangkan
menjelaskan tentang bacaan amin di dalam shalat, yang mana memang orang yang
shalat ketika membaca al Fatihah disunnahkan menurut mayoritas ulama untuk
mengucapkan amin, dan tidak ada tambahan kata lain.
Dan
tentu tentang hal ini sudah sangat ma’fum, memang ada orang yang menambah lagi
kalimat setelah amin bacaan al Fatihah ?
Rasanya tidak ada. Dan itu sudah benar. Yang jadi masalah, orang yang kurang kerjaan
ini sengaja buat masalah untuk mempermasalahkan ucapan di luar shalat yang
sebenarnya tidak masalah. Subhanallah.
Saya
rasa cukup sampai di sini jawaban saya, karena yang ngawur tidak perlu ditanggapi
terlalu serius, nanti masalah yang sebenarnya sudah jelas, malah menjadi kabur.
Saya
sertakan saja beberapa kalimat beliau dalam kitab Fath al Bari sebelum kalimat
yang dicomot tersebut, sebagai bukti bahwa sang imam memang sedang membicarakan
bacaan amin dalam shalat bukan yang lain.
وقد ذكر ابن عبد
البر وغيره فيهِ أقوالاً أخر، مرغوباً عن ذكرها؛ لبعدها وتعسفها من غير دليل.
وقد قال عكرمة: إذا
أقيمت الصلاة فصف أهل الأرض صف أهل السماء، فإذا قال أهل الأرض: {وَلا
الضَّالِّينَ} قالت الملائكة: آمين، فوافق آمين أهل الأرض آمين لأهل السماء؛ غفر
لأهل الأرض ما تقدم من ذنوبهم. وروى العلاء، عن
أبيه، عن أبي هريرة، قال: إذا قرأ الإمام بأم القرآن فاقرأ بها واسبقه؛ فإنه إذا
قال: {وَلا الضَّالِّينَ} قالت الملائكة: آمين. فمن وافق ذلك قمن أن يستجاب لهم. ولا يستجب أن يصل آمين بذكر آخر، مثل أن يقول: آمين رب
العالمين؛ لأنه لم تأت به السنة، هذا قول أصحابنا.
Wallahu
a’lam.